Garuda Indonesia adalah merek dengan persepsi paling positif di Indonesia

Garuda Indonesia adalah merek dengan persepsi paling positif di Indonesia
Oleh

Data YouGov juga menunjukkan bahwa Samsung mengalami peningkatan terbesar dalam kesehatan merek selama setahun terakhir di kalangan konsumen Indonesia

Garuda Indonesia kembali memuncaki peringkat kesehatan merek tahunan YouGov BrandIndex untuk Indonesia. Dalam daftar yang memuat banyak merek global, maskapai penerbangan nasional itu kokoh di peringkat atas untuk tahun kedua berturut-turut.

Garuda Indonesia kokoh di depan raksasa pencarian Google yang berada di posisi kedua, merek air mineral Aqua (ketiga) dan Indomie, produsen mi. Layanan streaming YouTube ada di peringkat kelima, di atas produsen perangkat Samsung yang ada di posisi keenam.

Daftar ini juga diisi oleh sabun cuci piring Sunlight (ketujuh), perusahaan probiotik Yakult (kedelapan), merek pasta gigi Pepsodent (kesembilan), dan sepeda motor Honda (kesepuluh).

Peringkat itu didasarkan pada skor Indeks YouGov BrandIndex, yang mengukur kesehatan merek secara keseluruhan. Skor ini mempertimbangkan persepsi konsumen tentang keseluruhan kualitas, nilai, kesan, reputasi, dan kepuasan suatu merek, serta apakah konsumen akan merekomendasikan merek tersebut kepada orang lain.

 

Kesehatan merek dengan peningkatan terbesar

YouGov juga menganalisis siapa yang mengalami peningkatan terbesar dalam kesehatan merek selama setahun terakhir. Samsung sejauh ini mengalami kemajuan terbesar di kalangan warga Indonesia dalam 12 bulan terakhir, dengan skor naik +18,6 poin. Kemajuan ini di depan jaringan minimarket Indomaret, yang berada di posisi kedua dengan kenaikan +8,0. Perusahaan elektronik konsumen Xiaomi ada di posisi ketiga, dengan kenaikan skor +7,7 dibandingkan tahun lalu. Selanjutnya di posisi keempat dan kelima secara berturut-turut adalah produsen pakaian olahraga Adidas (+7,6) dan platform media sosial Instagram (+7,4).

 

Peringkat global

YouGov juga merilis peringkat kesehatan merek tahunan global untuk 2018. Peringkat ini didasarkan pada enam juta wawancara yang dilakukan di 26 negara.

Google memuncaki peringkat kesehatan merek global tahunan, diikuti oleh YouTube. Samsung melompat satu peringkat dari tahun lalu, naik ke posisi ketiga. Demikian halnya layanan olah pesan WhatsApp, yang naik ke posisi keempat. Akan tetapi, perusahaan induk WhatsApp, Facebook, turun dua peringkat ke posisi kelima. Sementara itu Amazon tetap berada di posisi keenam, dan IKEA dan Lego masing-masing berada di posisi tujuh dan sepuluh.